
Surabaya, 24 September 2026 — Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Pemerintah Kota Surabaya menyelenggarakan Pelatihan Digital Beauty Entrepreneur bagi generasi muda Surabaya yang memiliki minat di bidang kecantikan dan kewirausahaan. Kegiatan yang berlangsung pada 22–24 September 2026 tersebut menggandeng PROBEST Professional Indonesia sebagai vendor dalam pelaksanaan kegiatan.
Mengusung semangat “Beauty Skill, Bigger Opportunity”, pelatihan ini dirancang untuk memberikan peserta keterampilan kecantikan sekaligus wawasan dalam mengembangkan potensi tersebut menjadi peluang usaha. Peserta yang mengikuti program merupakan warga Surabaya dengan rentang usia 16–30 tahun yang memiliki ketertarikan untuk merintis usaha maupun mengembangkan kemampuan sebagai Make Up Artist (MUA).
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pembekalan dari sejumlah narasumber, yakni Dr. Annita Kastur, S.E., M.Pd., RR Dewi Ika Suryanti Setyawan Putri, dan Gresia Zumarda. Ketiganya memberikan materi yang mendukung pengembangan keterampilan peserta, baik dari sisi kecantikan, kreativitas, maupun pemanfaatan peluang di bidang beautypreneur.
Selama sesi pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai berbagai keterampilan dasar hingga teknik makeup yang dapat diterapkan secara profesional. Materi mencakup pengenalan dunia MUA dan etika kerja, penggunaan alat makeup dan skincare, persiapan kulit sebelum makeup, teknik dasar seperti base, contour dan highlight, hingga aplikasi alis, eyeshadow, eyeliner, serta bulu mata.
Selain kemampuan teknis, peserta juga diajak mengembangkan kreativitas melalui materi koreksi bentuk wajah dan color correction, makeup flawless, makeup wisuda, makeup glamour, karakter makeup, serta makeup photoshoot dengan tema wastra Nusantara. Pembelajaran tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk mengenali berbagai kebutuhan makeup sekaligus menghasilkan karya yang dapat menjadi bagian dari portofolio profesional.
Aspek digital turut menjadi bagian penting dalam pelatihan. Peserta diperkenalkan pada smartphone beauty photography, termasuk bagaimana membuat konsep konten, mengambil foto before-after makeup, hingga memanfaatkan media sosial untuk menampilkan hasil karya. Materi beauty digital marketing juga diberikan untuk membekali peserta dengan pemahaman mengenai strategi membangun brand, membuat konten, dan mengembangkan penjualan di era digital.
Keterlibatan PROBEST Professional Indonesia sebagai vendor kegiatan turut mendukung proses pelatihan yang memadukan teori dan praktik. Melalui pendekatan tersebut, peserta tidak hanya diarahkan untuk menguasai keterampilan makeup, tetapi juga memahami bagaimana kompetensi tersebut dapat dikembangkan menjadi layanan profesional dan peluang kewirausahaan.
Pelatihan Digital Beauty Entrepreneur ini menjadi ruang bagi generasi muda Surabaya untuk mengembangkan keterampilan sekaligus melihat industri kecantikan dari perspektif kewirausahaan. Melalui perpaduan beauty skill, kreativitas, dan pemanfaatan teknologi digital, kegiatan ini diharapkan dapat membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang dapat dikembangkan untuk membangun personal brand, memperluas peluang usaha, dan berkarier di industri kecantikan.
