
Kemampuan membuat dan menyampaikan informasi melalui media digital kini menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi publik yang efektif. Hal tersebut menjadi salah satu fokus dalam pelatihan Content Creator bagi personel pemadam kebakaran (Damkar) yang berlangsung selama dua hari dengan menghadirkan Ibu Meriana Candra Kurniasari, S.Pd., M.Pd., Yura Bachtiar, Gresia Zumarda, S.I.Kom., dan Mastuti Aksa, S.I.P., M.I.Kom. sebagai narasumber.
Pelatihan dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan memahami proses produksi konten secara menyeluruh, mulai dari mengenali target audiens, menganalisis tren konten dan kompetitor, hingga menentukan format serta platform publikasi yang sesuai. Peserta juga diperkenalkan pada riset kreatif multimedia sebagai dasar dalam menghasilkan konten yang informatif dan relevan dengan kebutuhan komunikasi di era digital.
Pada aspek produksi, peserta mendapatkan materi mengenai persiapan materi video dan audio, grafis serta aset pendukung, hingga dasar-dasar editing audio dan video. Yura Bachtiar memberikan materi Editing Video Smartphone, yang dilanjutkan dengan praktik penambahan elemen penunjang gambar dan suara, termasuk proses export hasil editing menjadi file video serta pembuatan Reels dan short video.
Tidak hanya berfokus pada teknis editing, pelatihan juga membahas kemampuan membangun pesan melalui storytelling dan copywriting. Peserta diarahkan untuk memahami bagaimana sebuah informasi dapat dikemas menjadi cerita yang menarik dan mudah diterima audiens, khususnya untuk format Reels dan short video. Materi ini turut dilengkapi dengan praktik dan presentasi roleplay bersama Gresia Zumarda, S.I.Kom.
Kemampuan menjadi host dalam sebuah konten juga menjadi bagian dari pelatihan. Peserta mempelajari cara mempersiapkan materi sesuai format untuk menjadi host konten serta menyusun creative dan technical brief sebelum proses produksi dilakukan. Tahapan tersebut membantu peserta memahami bahwa pembuatan konten tidak hanya membutuhkan kreativitas, tetapi juga perencanaan teknis yang terstruktur.
Selama pelatihan, peserta tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga terlibat dalam praktik produksi konten, presentasi, dan roleplay. Materi produksi kemudian diperkuat dengan teknik penambahan teks dan subtitle, penggunaan voice over serta musik latar, hingga teknik storytelling untuk Reels dan short video. Hasil produksi juga melalui tahap quality control untuk memastikan kualitas akhir konten sebelum dipublikasikan.
Melalui pelatihan selama dua hari ini, personel Damkar diharapkan tidak hanya memiliki pemahaman mengenai pembuatan konten digital, tetapi juga mampu mengembangkan keterampilan produksi secara praktis. Dengan perpaduan antara riset kreatif, perencanaan, editing, storytelling, kemampuan menjadi host, serta evaluasi hasil produksi, peserta mendapatkan bekal untuk mengemas informasi secara lebih kreatif dan sesuai dengan karakteristik media digital.
